Mengasah Intuisi Bisnis Fotografi


Ketersediaan : Tersedia

Salah satu keluhan para fotografer setelah bisa foto adalah tidak punya jiwa bisnis dan tidak punya intuisi bisnis dalam mengembangkan bisnis photography.

Apakah bisnis fotografi harus punya jiwa dan intuisi bisnis?

Kalau menurut saya tidak demikian.

Kemampuan berbisnis bukanlah bawaan orang tua atau pun keturunan.

Menurut saya Bisnis adalah skill dan seni.

Why Skill…

Karena memang kemampuan berbisnis bisa dipelajari dan bisa diajarkan atau ditularkan kepada orang lain.
Sama seperti skill kita membaca, menulis, dan berhitung, itu semua bisa dipelajari dan diajarkan.

Memang membutuhkan waktu dalam mempelajari bisnis, jangan mudah menyerah teruslah berusaha mengasah skill bisnis kita. Asahlah terus skill kita, semakin sering kita mengasah skill maka kita akan semakin tajam kemampuan kita dalam berbisnis.

Why Art..

Bisnis juga seni karena memang ada unsur-unsur emosi, keindahan, dan itu tadi adanya intuisi yang berperan di dalamnya.
Dalam berbisnis sama halnya kita membuat sebuah patung, kita layaknya pemahat dengan mengabungkan unsur emosional seta keindahan memukul patung yang kita pahat. Hari demi hari kita bersabar dalam memahat patung tersebut dan keindahan patung tersebut pun akan terlihat.

Umumnya bagi pemula bisnis akan mengalami gagap dalam menyikapi situasi bisnis. Karena biasanya tidak tahu harus memulai dari mana.

Begitu banyak sarana kita mengasah intuisi bisnis bakat berbisnis, yang diantaranya adalah:

1. Bacalah buku-buku bisnis
Begitu banyak buku buku bisnis praktis yang ada sekarang ini biasanya ditulis dengan bahasa yang mudah dimengerti, Bidang usaha yang ditawarkan pun banyak macamnya.
Pilihlah buku dengan bidang yang sesuai pilihan kita, lalu pelajari beberapa tips & trik yang dapat mengembangkan usaha atau bisnis kita.

2. Seminar, talk show, workshop bisnis
Luangkan waktu kita untuk mencari jadwal Seminar, talk show, workshop bisnis baik di media cetak ataupun internet. Banyak hal lain yang menguntungkan bisa kita peroleh dari mengikuti seminar, yang di antaranya adalah:

a. Menambah pengalaman baru, paling tidak pengalaman dari pemateri atau narasumber, bagaimana menjalankan bisnisnya serta mengembangkanya.

b. Mendapatkan ide dan inspirasi baru hal ini bisa memompa semangat kita dalam menjalankan bisnis.

c. Menambah banyak teman baru, sehingga membuka peluang untuk menjadi partner bisnis kita.

d. Mengenalkan usaha kita, dengan membagikan kartu nama dan presentasi singkat tentang bisnis yang sedang kita geluti.


3. Mencari Role model 
Dengan adanya role model kita bisa menemukan semangat, ilmu, serta pengalaman yang baru. Banyak cara mendapatkan mentor salah satunya adalah dengan membuka pergaulan dan perkenalan seluas-luasnya.
Jalin hubungan baik dengan mentor kita. Dengan kedekatan ini kita bisa dengan mudah untuk meminta waktu berbincang seputar dunia bisnis.


4. Take action
Setelah banyak belajar, mempersiapkan diri dengan pengetahuan bisnis, kini saatnya lah kita memulai. Modal nekad memang bisa menjadi pemicu. Jangan lupa perhitungan yang matang berdasarkan ilmu yang telah kita serap sebelumnya, ditambah modal usaha, persiapan, dan relasi yang cukup luas. 
Sukses dalam membuka usaha dan terus belajar adalah perjalanan sepanjang hidup untuk menyempurnakan bisnis.

Salam
Kiki Photography

[Penulis Buku Tips Praktis Bisnis Fotografi]
www.kikiphotography.web.id
www.studiofotografer.com